5 Lukisan Raden Saleh yang Mendunia, Bukan Hanya yang di Film Mencuri Raden Saleh!


Apakah Toppers familiar dengan nama Raden Saleh? Mungkin banyak yang kurang mengenal nama ini. Raden Saleh merupakan salah satu pionir pelukis aliran romantisme asal Indonesia. Raden Saleh juga dianggap sebagai legenda dalam dunia seni rupa modern Indonesia.

Sejarah Dari Raden Saleh 

Raden Saleh dilahirkan dalam sebuah keluarga Jawa ningrat. Dia adalah cucu dari Sayyid Abdoellah Boestaman dari sisi ibunya. Ayahnya adalah Sayyid Hoesen bin Alwi bin Awal bin Jahja, seorang keturunan Arab.[5] Ibunya bernama Mas Adjeng Zarip Hoesen, tinggal di daerah Terboyo, Semarang. Sejak usia 10 tahun, ia diserahkan pamannya, Bupati Semarang, kepada orang-orang Belanda atasannya di Batavia. Kegemaran menggambar mulai menonjol sewaktu bersekolah di sekolah rakyat (Volks-School).

Keramahannya bergaul memudahkannya masuk ke lingkungan orang Belanda dan lembaga-lembaga elite Hindia Belanda. Seorang kenalannya, Prof. Caspar Reinwardt, pendiri Kebun Raya Bogor sekaligus Direktur Pertanian, Kesenian, dan Ilmu Pengetahuan untuk Jawa dan pulau sekitarnya, menilainya pantas mendapat ikatan dinas di departemennya. Kebetulan di instansi itu ada pelukis keturunan Belgia, A.A.J. Payen yang didatangkan dari Belanda untuk membuat lukisan pemandangan di Pulau Jawa untuk hiasan kantor Departemen van Kolonieen di Belanda. Payen tertarik pada bakat Raden Saleh dan berinisiatif memberikan bimbingan.

Payen memang tidak menonjol di kalangan ahli seni lukis di Belanda, tetapi mantan mahaguru Akademi Senirupa di Doornik, Belanda, ini cukup membantu Raden Saleh mendalami seni lukis Barat dan belajar teknik pembuatannya, misalnya melukis dengan cat minyak. Payen juga mengajak pemuda Saleh dalam perjalanan dinas keliling Jawa mencari model pemandangan untuk lukisan. Ia pun menugaskan Raden Saleh menggambar tipe-tipe orang Indonesia di daerah yang disinggahi.

Terkesan dengan bakat luar biasa anak didiknya, Payen mengusulkan agar Raden Saleh bisa belajar ke Belanda. Usul ini didukung oleh Gubernur Jenderal G.A.G.Ph. van der Capellen yang memerintah waktu itu (1819-1826), setelah ia melihat karya Raden Saleh.

Tahun 1829, nyaris bersamaan dengan patahnya perlawanan Pangeran Diponegoro oleh Jenderal Hendrik Merkus de Kock, Capellen membiayai Saleh belajar ke Belanda. Namun, keberangkatannya itu menyandang misi lain. Dalam surat seorang pejabat tinggi Belanda untuk Departemen van Kolonieen tertulis, selama perjalanan ke Belanda Raden Saleh bertugas mengajari Inspektur Keuangan Belanda de Linge tentang adat-istiadat dan kebiasaan orang Jawa, Bahasa Jawa, dan Bahasa Melayu. Ini menunjukkan kecakapan lain Raden Saleh.

Karya Lukisan Raden Saleh yang Terkenal

Karya-karya Raden Saleh merepresentasikan berbagai hal, mulai dari teknik melukisnya hingga tema nasionalis di balik karyanya. Karena legendanya di dunia seni Indonesia, nama Raden Saleh diangkat ke dalam layar lebar, yaitu pada film Mencuri Raden Saleh (2022).

Lukisan Raden Saleh yang menjadi perhatian utama di film tersebut adalah lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro yang banyak menuai perhatian dari berbagai kalangan.

Masih banyak lukisan Raden Saleh yang terkenal mendunia, lho. Penasaran? Yuk simak 5 karya lukisan Raden Saleh yang mendunia berikut ini!

Lukisan Raden Saleh yang melegenda berasal dari pendidikan seni yang ia dapatkan sejak masih muda. Raden Saleh juga menjadi orang Indonesia pertama yang mengenyam pendidikan di negeri Belanda. Ini dia 5 karya lukisan Raden Saleh yang mendunia:

1. Perburuan Banteng (1855)

Lukisan Raden Saleh yang mendunia pertama adalah lukisan Perburuan Banteng yang diselesaikan di tahun 1855. Dikenal juga dengan nama “Wild Bull Hunting” dan “La Chasse au Taureau Sauvage”, lukisan Perburuan Banteng sudah terjual di sebuah acara lelang di Prancis dengan harga 7.2 miliar Euro atau setara dengan 8.8 miliar USD pada awal 2018 lalu.

Lukisan Perburuan Banteng dilukis dengan oil painting dalam dimensi 110 x 180 cm. Seperti namanya, lukisan ini mengangkat tema perburuan. Karakter dalam lukisan Raden Saleh menunjukkan konflik antara manusia dengan seekor banteng liar. Perburuan Banteng juga dinilai sebagai self-portrait karena keberadaan Raden Saleh di dalam lukisan ini.

2. Perburuan Rusa (1946)

Masih sama seperti lukisan sebelumnya, lukisan Raden Saleh berikutnya yang mendunia adalah lukisan Perburuan Rusa yang mengangkat konsep perburuan. Perburuan Rusa terjual di Singapura dengan harga 1.8 miliar USD pada tahun 1996.

Lukisan ini dianggap sebagai karya Raden Saleh yang paling simbolis karena memperlihatkan perjuangan makhluk hidup untuk bertahan hidup. Perburuan Rusa dilukis dengan oil painting dengan dimensi 182.9 cm x 292 cm.

3. Kapal Dilanda Badai (1837)

Lukisan Raden Saleh yang mendunia berikutnya menampilkan suasana gempuran air laut yang luar biasa, yaitu lukisan Kapal Dilanda Badai. Diselesaikan pada tahun 1837, lukisan Kapal Dilanda Badai memperlihatkan pengalaman langsung Raden Saleh saat melakukan perjalanan kapal dari Indonesia ke Belanda selama berbulan-bulan.

Di Belanda sendiri, lukisan bertema pemandangan alam seperti Kapal Dilanda Badai tergolong populer di akhir abad ke-18, di mana masa itu merupakan puncak berkembangnya aliran romantisisme. Lukisan Kapal Dilanda Badai sekarang dimuseumkan di Galeri Nasional Indonesia.

4. Perburuan Singa (1840 dan 1841)

Dikenal juga dengan nama “The Lion Hunt”, lukisan Perburuan Singa juga menjadi lukisan Raden Saleh yang mendunia. Lukisan ini memiliki dua versi yang dibuat pada tahun 1840 dan 1841. Lukisan yang dibuat di tahun 1841 dianggap memiliki komposisi yang lebih sempurna.

Berbagai hal dapat Toppers temukan dalam lukisan ini, seperti pertikaian antara manusia dan hewan, hasrat untuk bertahan hidup, dan juga kematian. Lukisan Perburuan Singa dibuat ketika Raden Saleh tinggal di Dresden, Jerman. Perburuan Singa kini tersimpan sebagai koleksi pribadi.

5. Singa Terluka (1838)

Lukisan bertema sejarah merupakan puncak seni tertinggi dalam karir Raden Saleh sebagai seorang pelukis. Akan tetapi, Raden Saleh sendiri kurang merasa nyaman dengan tema lukisan ini. Subjek favorit Raden Saleh dalam melukis tidak lain adalah hewan liar. Hal inilah yang membuahkan salah satu karya Raden Saleh yang berjudul Singa Terluka.

source : https://www.tokopedia.com/blog/lukisan-raden-saleh-yang-terkenal-hbl/ | https://id.wikipedia.org/wiki/Raden_Saleh


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *