Cara Mengisi Blog: Jenis-Jenis Konten Blog

Cara Mengisi Blog: Jenis-Jenis Konten Blog

Anda membuat blog, sudah punya blog, tapi bingung cara mengisinya? Biasanya, blogger yang bingung mengisi blognya karena merasa tidak bisa menulis atau bisa menulis tapi “tidak punya ide tulisan”. Isi blog tidak selalu harus berupa artikel atau tulisan (teks). Ingat, isi blog itu disebut “post” (blog post).Google menyebutnya “postingan“. Isi blog tidak dinamakan “writing” atau “blog writing” karena isi blog bisa berupa gambar (foto) dan video selain tulisan. Bahkan, banyak blog khusus berisi foto. Disebut Phlog (Photo Log). Banyak blog khusus berisi video. Disebut Vlog (Video Log). Bloggernya disebut Vlogger.

Post dalam bahasa Inggris artinya memasang atau menempatkan. Posting artinya pemasangan atau penempatan.

Menurut Kamus Google, post juga berarti “a piece of writing, image, or other item of content published online, typically on a blog or social media website.”

Jenis-Jenis Konten Blog

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan, isi, konten, atau posting blog itu ada tiga macam:

Teks, yaitu tulisan –berita, artikel, feature (tips), puisi, dll.

Image, foto atau gambar, termasuk gambar animasi.

Video

Ada juga posting gambar berupa infografis, yaitu informasi berbentuk gambar atau bagan. Cara membuatnya gampang banget. Tinggal meluncur ke website penyedia pembuatan infografis gratis, lalu ambil kodenya dan paste di HTML postingan.

Kita bisa menemukan foto unik nan menarik. Download fotu itu, lalu posting di blog dengan menyebutkan sumbernya dan tambahin komentar. Cara lainnya, buka Youtube, cari video favorit, lalu embed ke blog. Tambahin komentar. Itu dia beberapa alternatif cara mengisi blog selain teks (tulisan).

5 Cara Menulis Artikel SEO Friendly – Tips bagi Bloger Pemula

SAYA sudah share 38 Cara Menulis Artikel SEO Friendly di website atau blog. Kita harus menulis artikel SEO karena menulis di website itu ditujukan kepada dua audiens, yakni manusia (human) dan robot (mesin pencari). Bagi pemula, mungkin 38 tips menulis artikel seo yang sudah sya bagikan itu kebanyakan. Bikin lieur! Maka, saya coba share Cara Menulis Artikel SEO Friendly bagi pemula berikut ini. Dasar-dasarnya saja yang mudah dilakukan. Menulis artikel dan berita di website/blog harus dioptimalkan karena tulisan kita akan bersaing dengan banyak tulisan lain yang satu topik. Pengoptimalan mesin telusur atau penerapan SEO dimaksudkan agar artikel mudah dirambah, diindeks, dan diperingkat mesin pencari –khususnya Google. (Lihat: Cara Kerja Mesin Pencari Google).

5 Cara Menulis Artikel SEO Friendly 

1. Kata Kunci

Kata kunci (keywords) adalah kata atau frasa yang digunakan untuk mencocokkan artikel atau postingan dengan istilah yang ditelusuri orang-orang (pengguna). Dalam pengertian praktis penulisan artikel, kata kunci adalah kata/frasa yang menjadi topik atau tema tulisan. Contoh, kata kunci untuk postingan yang sedang Anda baca ini adalah “artikel seo”. Untuk artikel seo friendly, tuliskan atau tempatkan kata kunci di bagian atau posisi berikut ini:

Dalam judul artikel

Dalam permalink atau struktur url artikel

Di awal artikel (alinea pertama)

Di tengah artikel

Di akhir artikel (alinea terkhir)

Di alt/title text gambar

Internl Link

External Link

posisi kata kunci

Posisi Kata Kunci (Freenancial Exposed)

2. Link

Pastikan artikel Anda mengandung tautan (link), baik tautan kedalam (internal link) maupun tautan keluar (external link). Saat menulis “SEO” misalnya, maka tautkan salah satu kata “SEO” itu ke artikel tentang SEO sebelumnya. Itu yang dimaksud internal link. Selain tautan kedalam, pastikan juga artikel yang kita buat mengandung tautan keluar atau ke website lain, misalnya ke Wikipedia, situs berita, atau situs terkenal lainnya. Tautan itu akan menunjang popularitas postingan. Kita bisa melihat dan meniru Wikipedia dalam soal link building ini. Lihat saja tulisan-tulisan di Wikipedia yang memiliki banyak sekali link.

3. Gambar

Pastikan artikel Anda memiliki minimal satu gambar (image/foto). Lebih bagus lagi disisipkan video.

Saat menyisipkan gambar, pastikan hal-hal berkut:

Kata kunci dalam nama file gambar. Ubah nama file gambar sesuai dengan gambar dan masukkan kata kunci. Misalnya: artikel-seo-friendly.jpg

Isi Teks Judul (Title Text)

Isi Teks Alternative (Alt Text)

Ukuran lebar gambar maksimal 640 Pixel

Ukuran file gambar sekecil mungkin agar tida berat. Bisa dioptimalkan di Image Optimizer.

4. Heading Tags

Heading tags adalah penggunaan ukuran huruf yang lebih besar untuk subjudul dalam artikel. Saat menulis postingan, ada opsi heading tags mulai H1 hingga H4 (Blogger) dan  H1 hingga H6 (WordPress). Gunakan H2 atau H3 untuk subjudul karena H1 biasanya sudah digunakan untuk judul artikel (post title).

5. Kategori & Tags

Jangan lupa isi bagian kategori posting, yaitu kolom Label (Blogger) dan Categories & Tags (WordPress). Nama label, kategori, dan tag akan otomatis membangun halaman tersendiri (label page/category page). Ini bagus buat salah satu elemen SEO, yaitu internal linking dan/atau navigasi. Kategori/label adalah fitur yang memudahkan kita mengelompokkan/mengorganisir artikel berdasarkan topik-topik tertentu , misalnya berita, bisnis, media sosial, dll. Tag hanya ada dalam wordpress, tidak ada di Blogger. Tags adalah fitur yang memudahkan kita untuk mengelompokkan artikel berdasarkan topik yang lebih spesifiklagi. Contohnya kategori blogging tagnya adalah Tips SEO atau Template.

source : https://romeltea.com/5-cara-menulis-artikel-seo-friendly-tips-bagi-bloger-pemula/ | https://romeltea.com/cara-mengisi-blog-jenis-jenis-konten-blog/


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.